Laman

Jumat, 25 Februari 2011

Daftar Pertanyaan Untuk Tunangan, Sebelum Melanjutkan Ke Pernikahan

Ketika hubungan semakin serius menuju jenjang pernikahan, saatnya mengenal pasangan lebih jauh ke dalam dirinya. Kesesuaian pandangan dan cara berpikir akan memudahkan Anda dan pasangan mengatasi berbagai masalah nantinya.
Penelitian telah membuktikan bahwa tak ada perbedaan antara pasangan menikah yang langgeng dan mereka yang akhirnya bercerai. Keduanya sama-sama mengalami konflik dalam pernikahan.
Pasangan menikah yang berhasil bertahan adalah mereka yang mampu menghadapi konflik lebih baik karena saling menerima dan mengenal pasangan lebih jauh.
Menurut Amy Spencer, pakar hubungan (relationship), sejumlah pertanyaan ini sebaiknya Anda diskusikan bersama tunangan. Tujuannya adalah untuk lebih jauh mengenal dan menerima pasangan sepenuh hati jika memang sudah telanjur jatuh cinta.
Atau jika cukup berani, Anda bisa saja tak melanjutkan hubungan karena perbedaan perspektif yang dirasa tak mudah dikompromikan nantinya. Hal ini lebih baik daripada tetap menikah, tetapi Anda menyimpan masalah.
Seputar keuangan
Bagaimana cara kita mengatur keuangan? Inilah pertanyaan utama yang perlu Anda bahas bersama tunangan, lalu menentukan siapa pembuat keputusan dalam keuangan, dan apakah tunangan memiliki utang yang memberatkan.
Persoalan keuangan bukan masalah sepele. Memahami bagaimana kondisi keuangan pasangan dan kesepakatan berdua untuk nantinya mengatasi masalah keuangan akan lebih memudahkan hubungan.
Dengan mengenal pasangan dan kondisi keuangannya, Anda tentu lebih bersiap berkompromi dan menjalani kehidupan pernikahan.
Seputar tugas di rumah
Siapa yang berperan mengurus rumah? Dengan dialog dan kesepakatan yang dibangun sejak awal, Anda dan pasangan takkan melemparkan tugas di kemudian hari saat sudah menikah. Membayar jasa pekerja rumah tangga atau berbagi peran demi alasan penghematan?
Kedua cara ini bisa menjadi pilihan, atau Anda dan pasangan mencari kesepakatan lainnya. Apa pun pilihannya, pastikan Anda sudah mendiskusikan hal yang terkesan sepele, tetapi bisa menjadi sumber konflik rumah tangga ini.
Hubungan dengan keluarga
Sejauh mana keluarga atau kerabat bisa terlibat dalam kehidupan rumah tangga Anda nantinya? Inilah pertanyaan yang perlu juga diajukan kepada tunangan.
Anda dan pasangan perlu memiliki kesepakatan bersama tentang batasan campur tangan keluarga Anda atau tunangan. Bahkan, menurut Spencer, Anda juga bisa lebih detail membahas masalah ini.
Misalnya, seberapa sering sebaiknya Anda dan pasangan mengunjungi keluarga? Adakah kemungkinan nantinya orangtua tinggal bersama Anda dan pasangan, sehari, atau bahkan permanen? Hal ini perlu dibuatkan kesepakatan dan kompromi.
Terutama bagi Anda pasangan mandiri yang ingin membangun dunia kecil bersama pasangan dan keturunan Anda kelak.
Soal anak
Apakah tunangan ingin segera mendapatkan anak? Berapa banyak? Apakah agama harus menjadi fondasi dasar untuk anak-anak? Haruskah salah satu dari kita tinggal di rumah untuk mengurus anak? Siapa yang sebaiknya menjalani peran ini? Inilah sejumlah pertanyaan seputar anak yang perlu disampaikan kepada tunangan.
Pertanyaan yang sama juga mungkin datang dari orang lain terhadap Anda dan pasangan. Dengan kesesuaian berpikir, Anda dan pasangan akan kompak menjawab jika pertanyaan ini diajukan. Soal anak cukup sensitif, apalagi jika Anda dan pasangan sepakat untuk menunda kehamilan karena berbagai alasan yang sudah disepakati.
Anda dan pasangan bisa merespons komentar orang lain dengan kompak jika sudah ada kompromi dan kesepakatan di awal.
Seks
Hubungan seks bagi pasangan menikah rasanya lahir alamiah nantinya. Namun, tak ada salahnya menanyakan soal seks kepada tunangan, seperti seberapa sering aktivitas seks akan dilakukan nantinya? Harapan dari setiap individu bisa disampaikan dengan terbukanya dialog.
Anda, begitu pun pasangan, bisa mengetahui seperti apa kebutuhan seksualitas setiap individu. Dengan begitu, Anda lebih bisa memahami pasangan. Keharmonisan pernikahan, salah satunya juga dipengaruhi faktor seks, Anda sepakat?
Konsultasi pernikahan
Pasangan semestinya sudah siap dengan berbagai problematika pernikahan yang akan dihadapi nantinya. Bagaimana cara Anda dan pasangan untuk mengatasi berbagai masalah juga perlu dipersiapkan. Setidaknya dengan mendiskusikannya bersama tunangan.
Salah satu pertanyaan yang bisa diajukan adalah bersediakah tunangan Anda mengikuti kelas konsultasi pernikahan atau bahkan terapi jika suatu ketika Anda berdua membutuhkan bantuan?
Membuka diri dengan memahami pasangan lebih mendetail berdampak positif pada kesiapan mental untuk menikah. Anda dan tunangan pun lebih siap menghadapi berbagai konflik hubungan berpasangan, kini dan nanti.

Kamis, 24 Februari 2011

sedikit pengetahuan

Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, Dokter Ahli Andrologi dan Seksologi, menjelaskan (Kompas Cyber Media, 10 Maret 2004):
Perawan tidaknya seorang wanita bukan ditentukan oleh utuh tidaknya selaput dara, melainkan oleh pernah tidaknya melakukan hubungan seksual. Artinya, wanita yang telah melakukan hubungan seksual disebut tidak perawan. Di pihak lain, wanita yang tidak pernah melakukan hubungan seksual tetapi selaput daranya robek karena melakukan masturbasi dengan memasukkan benda padat ke dalam vagina, tetap disebut perawan.

Terkoyaknya selaput dara itu dapat mengakibatkan perdarahan dan bisa pula tidak. Dokter Iwan menerangkan:
... selaput dara seorang wanita kondisinya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada wanita yang memiliki selaput dara yang tipis sehingga apabila melakukan hubungan seksual akan lebih mudah pecah tetapi ada pula wanita yang memiliki selaput dara yang kuat sehingga akan tidak mudah pecah. Pecahnya selaput dara juga tidak harus melalui hubungan seksual saja, bisa juga melalui aktifitas olahraga, benturan, senam dan sebagainya.
Bentuk selaput dara yang dimiliki oleh satu wanita dengan wanita yang lainnya juga tidak sama. Jika ia memiliki selaput dara yang kaya akan pembuluh darah, otomatis jika selaput dara itu pecah akan terjadi pendarahan yang cukup banyak. Sebaliknya jika selaput dara tersebut tidak memiliki pembuluh darah otomatis ketika pecah juga tidak menimbulkan pendarahan. Jadi pendarahan pada saat hubungan seksual tidak bisa dijadikan tolak ukur menilai keperawanan seorang wanita, justru pendarahan bisa saja terjadi karena pengencangan atau ketegangan pada vagina yang sering disebut sebagai kelainan vaginimus pada saat hubungan seksual dan jika selama melakukan hubungan seksual tidak menimbulkan ketegangan pada vagina tetapi dapat menikmatinya bersama maka kemungkinan terjadi pendarahan sangat kecil bahkan tidak ada. So.. jangan heran jika ada wanita yang telah berulangkali melakukan hubungan seksual namun sama sekali tidak pernah mengalami pendarahan sama sekali. 


Warta Medika menegaskan:
Hymen atau selaput dara bukanlah indikator mutlak keperawanan seorang gadis. Selaput dara bisa saja sudah robek tetapi si gadis masih perawan, atau sebaliknya, selaput dara tidak robek padahal si gadis sudah tidak perawan. Hal ini bisa terjadi karena definisi "tidak perawan" adalah pernah melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis, tidak peduli apakah selaput daranya robek atau tidak.
Hymen adalah lapisan mukosa yang mengelilingi atau menutupi sebagian dari muara vagina. Lapisan tersebut, seperti halnya mukosa vagina, juga mempunyai pembuluh darah dan pembuluh saraf. Oleh sebab itu, robekan pada hymen seringkali diikuti dengan perdarahan dan rasa nyeri.
Pada saat seorang gadis baru memasuki usia sekolah, selaput dara masih tipis dan bahkan hampir tembus cahaya. Oleh karena itu, pada usia ini, selaput dara lebih mudah mengalami robekan, terutama akibat olahraga seperti berkuda, bersepeda, atau senam.
Setelah pubertas, akibat pengaruh hormon estrogen, hymen akan sedikit menebal dan berwarna merah muda. Tapi perlu diingat bahwa ketebalan, bentuk, dan elastisitas hymen berbeda-beda pada setiap wanita.
http://cinta.onsugar.com/Masih-perawankah-bila-jari-tangan-masuk-ke-vagina-10634151
http://muslimmoderat.wordpress.com/2009/01/05/doa-supaya-tidak-jadi-perawan-tua/
http://muhshodiq.wordpress.com/2009/05/15/konsultasi-sudah-terlanjur-menyerahkan-segalanya/
http://muhshodiq.wordpress.com/2009/04/29/bisakah-berjodoh-dengan-ikhwan-yang-baik-bila-telah-berzina/

Rabu, 23 Februari 2011

tipe pria belum layak menikah


 Semua pria ingin menunjukkan mampu menjadi suami hebat ketika menikah kelak. Tapi, wanita juga perlu tahu, di antara mereka, sebenarnya ada tipe pria yang perlu dipertimbangkan untuk tidak dijadikan pendamping.

Karena itu, kenali tipe calon suami agar lebih siap dan matang sebelum memutuskan hidup bersama orang yang Anda anggap sebagai belahan jiwa. Jangan sampai terperangkap dalam pernikahan dengan tipe pria yang salah, seperti dikutip dari laman Shine Yahoo.

- Pria yang gengsi meminta maaf

Sebaiknya, Anda mempertimbangkan tipe pria yang sering membuat hati Anda tidak bisa tenang, tidak bahagia, dan tidak bisa membangun suasana menyenangkan bersama-sama. Jika dia sering melukai perasaan Anda, dan tidak pernah sungguh-sungguh meminta maaf, ini harus jadi poin penting untuk Anda jadikan penilaian sebelum memutuskan menikah dengannya.

- Penipu

Apa jadinya jika pacar Anda punya sifat suka menipu atau mencurangi Anda. Kalau hanya sekali mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau dia sering mengulanginya? Apa jadinya. Akuilah bahwa sebagian besar orang tentunya tidak akan pernah bisa percaya pada pasangan yang punya sifat semacam itu.

- Egois

Sebagian besar orang yang telah berumah tangga terkadang memang harus menempatkan diri mereka sebagai orang kedua. Memahami orang lain. Tapi, jika pasangan Anda terlalu sibuk dengan urusannya sendiri ketimbang menyenangkan Anda, hal ini bisa membuat hubungan menjadi tidak tidak harmonis.

- Gila kerja
Menjadi orang yang ambisius memang bisa sangat mengagumkan. Mungkin saat dia baru mulai kerja, ambisius merupakan satu-satunya pilihan untuk bisa maju.

Jika dia lebih memprioritaskan pekerjaannya ketimbang berkumpul bersama Anda, kemungkinan besar kelak Anda tidak akan menjadi istri bahagia di rumah. Ini tidak menyenangkan, mempunyai pasangan yang tidak pernah berada di sekitar Anda.

- Pemalas
Mungkin Anda tidak sabar untuk berumah tangga, mengatur rumah, berbagi beban hidup dan lain sebagainya. Tapi, apakah dia ikut memberikan kontribusi untuk membuat rumah bahagia, misalnya apakah dia ikut membantu memasak, membersihkan lingkungan rumah, atau peduli dengan masalah yang dihadapi anak.

Tentu, Anda akan benar-benar frustrasi bila hidup dengan pria yang lebih memilih hanya duduk di sofa, ketimbang membantu memberi kontribusi untuk rumah tangga bahagia.

- Tidak bisa diandalkan
Hidup berumah tangga bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak semudah ketika kedua mempelai menyatakan janji untuk tetap saling mendukung dan bersama-sama ketika keadaan baik maupun buruk.

Apakah pasangan Anda termasuk seorang pria yang selalu menarik diri ketika Anda sedang punya masalah dan membutuhkan masukannya. Percayalah, Anda tidak ingin suami tidak dapat diandalkan.
- Pria yang tidak bersedia terbuka 
Tipe pria ini kerap memiliki rahasia yang bisa jadi merugikan untuk pasangannya di masa mendatang. 

Sabtu, 19 Februari 2011

Madu

Sejak dulu kala kecantikan adalah modal utama kaum hawa, tak heran jika para wanita berupaya dengan berbagai cara untuk menjaga keindahan tubuh mereka. Salah satu bahan alami, yang sejak jaman dulu dipercaya penuh dalam menjaga kecantikan adalah madu. Hingga kini, madu digunakan dalam berbagai produk kecantikan dari produk untuk kulit hingga perawatan rambut.

Madu merupakan 
humectant yang berarti memiliki kemampuan untuk menarik dan mengikat kelembaban. Kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembaban merupakan faktor penting untuk menjaga kelembutan, kekenyalan dan kelenturan kulit. Sejalan dengan bertambahnya usia, kulit kehilangan kemampuannya untuk mengikat air - yang mengakibatkan kulit kering atau keriput. Pengaruh lingkungan tak kalah buruknya bagi kulit, seperti terpapar polusi dan berbagai zat kimia.

Ketimbang kocek habis untuk perawatan di spa, sebenarnya kita bisa melakukan perawatan pribadi dengan bahan yang paling alami, yakni madu. Zat alami yang terkandung dalam madu membantu tubuh menjalankan fungsinya dalam melembabkan kulit. Lebih dari itu, madu alami cocok untuk segala jenis kulit, bahkan bagi kulit yang sangat sensitif sekalipun. 



Sebuah penelitian terbaru menyebutkan efektivitas madu sebagai antimicrobial agent, yang berfungsi mencegah pertumbuhan bakteri. Menurut Janice Cox, penulis buku Natural Beauty at Home, kandungan antimicrobial dalam madu membuatnya bermanfaat dalam perawatan jerawat ringan. Berbeda dengan produk-produk perawatan jerawat lainnya, kandungan pelembab dalam madu tak membuat kulit kering.

Hasil penelitian terbaru itu juga mengembangkan proses menggunakan madu untuk menciptakan 
alpha hydroxy acids (AHAs). AHAs merupakan kandungan penting yang ada dalam setiap krem kulit dan pelembab karena fungsinya sebagai pengelupasan kulit. Perawatan dengan cara pengelupasan ini berguna untuk meningkatkan perbaikan sel kulit dan meremajakan kulit. Namun, cara ini juga bisa menyebabkan kulit teriritasi, jadi dengan menambahkan pelembab alami dari madu membuat produk AHAs jadi lebih sempurna.

Jika Anda termasuk orang yang senang mengambil manfaat madu alami untuk memoles kecantikan Anda, nggak ada salahnya untuk menyimak tips khasiat madu untuk kecantikan berikut. Siapa tahu Anda bisa lebih cantik dan 
`fresh`tentunya.



# Menyejukan Kulit (Untuk Kulit Berjerawat Ringan)
Campurkan ½ cangkir air hangat dengan ¼ sendok teh garam. Dengan menggunkan cotton bud oleskan langsung ke bagian yang berjerawat. Beri tekanan dengan kapas selama beberapa menit, untuk melembutkan bagian tersebut. Gunakan kapas, oleskan madu pada bagian yang berjerawat. Biarkan selama 10 menit. Lalu basuh dan tepuk-tepuk perlahan hingga keringkan.
# Masker Pengencangan Wajah
Dari beberapa penelitian terungkap, madu yang dipergunakan sebagai masker wajah, sangat efektif menghambat proses penuaan dini dan keriput. Berminat ? coba oleskan madu murni pada wajah Anda dan biarkan selama kira-kira 15 menit, hingga mengering. Setelah kering, basuhlah wajah Anda dengan air hangat.
# Mandi Untuk Kulit Berkilau
Hasil penelitian 
Janice Cox terungkap, madu menimbulkan efek yang luar biasa pada kulit. Salah satunya adalah membuat kulit berkilau. Untuk melembabkan, melembutkan dan membuat kulit berkilau, bawa serta sebotol madu saat Anda mandi. Oleskan ke kulit dan tepuk-tepuk dengan kedua tangan hingga mengering. Sementara menepuk-nepuk kulit, madu akan lengket di kulit Anda. Basuhlah bekas madu yang lengket tersebut setelah Anda selesai. Dan Anda bisa menikmati hasilnya dengan kulit yang nampak cantik nan cerah !!!
# Mandi Madu 

Ini bukan lagunya Elvie Sukaesih ! Percaya atau tidak, khasiat mandi madu ini sudah dilakukan sejak zaman ratu Cleopatra. Untuk mendapatkan aroma yang manis dan kulit lembut, tambahkan ¼ hingga ½ cangkir madu di air mandi Anda.
# Scrub Madu
Masih seputar manfaat untuk kulit, madu juga dapat dipergunakan untuk mengelupas kulit mati (
scrubbing). Campurkan 1 sendok teh madu dengan sedikit tepung almond ke telapak tangan Anda. Gosokkan perlahan ke wajah sebagai scrubwajah. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk mengangkat madu.
# Pembersih Wajah Setiap Hari

Caranya sangat sederhana dan mudah, campurkan 1 sendok makan madu dengan sedikit susu bubuk di telapak tangan. Oleskan di wajah untuk membersihkan semua kotoran dan make-up, dan lalu basuh hingga bersih dengan air hangat.
# Rambut Berkilau
Agar rambut berkilau dan mudah diatur, campurkan 1 sendok makan madu, perasan satu jeruk nipis, dan sedikit air hangat. Bilas rambut Anda dengan shampo seperti biasa dan lalu
tuangkan campuran tadi pada rambut. Keringkan rambut dengan cara biasa.
# Conditioner Rambut
Di luar dari manfaat untuk rambut berkilau, madu juga dapat menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Coba campurkan ½ cangkir madu dan satu sendok malan minyak zaitun. Oleskan merata ke rambut dan kulit kepala, lalu ambil penutup rambut dan biarkan selama 30 menit dalam keadaan tertutup. Setelah 30 menit, keramasi dengan shampo dan bilas rambut Anda seperti biasa.
# Toner Kulit
Untuk mengencangkan, melembutkan dan melembabkan kulit, campurkan 1 buah kulit jeruk ditambah satu sendok makan madu dalam blender hingga halus. Gosokan perlahan campuran
madu tadi ke wajah dan biarkan selama 15 menit. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk membersihkan campuran tadi.

Jika mau sedikit repot, dengan tips yang kami berikan di atas Anda dapat menciptakan produk-produk bak spa di rumah. Jangan ragu untuk meracik madu dengan bahan-bahan alami lainnya. Mengingat madu memang produk yang paling luar biasa untuk kecantikan, karena banyak terkandung 
enzyme bermanfaat, vitamin dan mineral.

Tapi, yang harus benar-benar diingat, sebelum Anda melakukan eksperimen, sebaiknya pastikan produk madu yang Anda beli 100 % murni. Dan bagi Anda yang alergi pada madu, sebaiknya jangan mencoba resep ini. Selamat mencoba.!

Senin, 14 Februari 2011

Do you really love me???

bukannya ku tak percaya
bukannya ku tak bersyukur
atas yang ku terima
selama ini dari kamu

sungguh ku hanya berharap
kalau ku satu-satunya
manusia di hatimu
yang kau cintai selamanya

do you really love me
jangan marah padaku
wajarku ku ingin tahu
seberapa besar kau cintaiku

semua karena hatiku
hanya bisa untukmu
ku hanya memastikan
do you really love me

for: my honey bebek jelek,,

Jumat, 11 Februari 2011

Astaghfirullah,,

Waktu engkau masih kanak-kanak, engkau laksana kawan sejatiku..
Dengan wudhlu, kau sentuh aku dalam keadaan suci…
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari…
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun menciumku mesra, mesra sekali…

Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau tidak berminat lagi kepadaku..?
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah..?
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuan?
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?

Sekarang aku engkau simpan rapih sekali,
hinga kadang engkau lupa dimana menyimpannya..
Aku sudah engkau anggap sebagai perhiasan rumahmu saja,
Kadang kala aku dijadikan maskawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syaitan

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, didalam laci, aku engkau padamkan…

Dulu ..pagi pagi..di rumah-rumah engkau bacakan beberapa halamanku…
Sore harinya, aku kau baca beramai-ramai bersama teman-temanmu di surau….
Sekarang pagi-pagi sambil minum kopi…
Engkau bacakan koran pagi atau nonton berita tv..

Waktu senggang kau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah maha perkasa
Engkau campakkan, engkau lupakan…

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembukaan surat-suratku (basmalah)
Di perjalanan engkau lebih asik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset berisi ayat Allah yang terdapat dalam laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu tertuju ke stasiun favoritmu
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
E-mail temanmu yang ada ayat-ayat ku pun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu…
Benarkah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku…?

Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan tv
Menonton pertandingan liga inggris, italia, musik, film atau sinetron laga

Waktupun cepat berlalu….aku semakin kusam dalam lemari
Mengepul debu, dilapisi abu, dan mungkin dimakan kutu…
Seingatku hanya awal bulan ramadhan engku membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku…
Dengan suara dan lafadl yang tidak semerdu dulu…
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi membaca..

Apakah koran, tv, radio, komputer dapat memberimu pertolongan
bila engkau dikubur sendirian menunggu kiamat tiba..??
Engkaupun kan diperiksa oleh malaikat suruhannya…
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya

Setiap saat berlalu ….kuranglah jatah umurmu..
Dan akhirnya kubur senantiasa menunggumu
Engkau bisa kembali pada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu
Bila aku kau baca selalu dan kau hayati
Dikuburmu nanti….aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang membantumu..

Dalam perjalan di akhirat nanti akulah Qur’an kitab suci yang senantiasa menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi…bacalah aku kembali setiap hari..
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci…
Yang berasal dari Allah Tuhan yang maha mengetahui
Yang disampaikan Jibril kepada Nabi..
Sentuhlah aku kembali…

Bacalah…dan pelajari aku kembali lagi
Setiap datangnya pagi dan sore
Seperti dulu….dulu sekali…
Jangan aku engkau biarkan sendiri dalam bisu dan sepi
Maha Benar Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana

Allah telah berfirman:
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan". (QS. Al Furqan : 30)

Kamis, 10 Februari 2011

aBout KISS

Ciuman merupakan ungkapan perasaan yang muncul bersamaan waktunya dengan kehadiran manusia. Dalam aktivitas ini tersimpan pula banyak fakta yang menarik untuk Anda ketahui.
Seorang ilmuwan, Sheril Kirshenbaum, dalam bukunya yang berjudul 'The Science of Kissing' mengungkap berbagai rahasia di balik aksi ciuman, dikutip dari laman Marie Claire.
1. Selama melakukan ciuman yang bergairah, pupil mata akan melebar. Itu pula alasan mengapa sebagian orang memilih menutup mata saat melakukannya.
Ketika berciuman, sistem saraf otonom langsung merespon rasa bahagia, gairah seksual, atau perasaan. Ini membuat pupil lebih melebar sehingga menyerap cahaya lebih banyak dann sensitif.
2. Selama french kiss, pria akan mentransfer hormon testosteron kepada pasangan melalui air liur.
Apabila ciuman rutin dilakukan selama beberapa minggu atau bulan, pertukaran berulangkali akan meningkatkan libido pasangan. Mengapa? hormon testosteron dari pria akan merangsang klitoris.
3. Bukti ilmiah menunjukkan, ciuman mengungkapkan informasi genetika dari pasangan. Dan secara instingtif seseorang bisa merasakan bahwa pasangannya cocok atau tidak.
Psikolog evolusioner Gordon Gallup dari University of Albany mengungkap, 59 persen pria dan 66 persen wanita mengakhiri hubungan sejak awal karena merasa tidak cocok satu sama lain setelah berciuman.
Menurutnya, indra penciuman mempengaruhi penilaian terhadap pasangan. Bau alami tubuh memberikan petunjuk tentang status reproduksi atau genetik sesorang. Sebagai contoh, wanita akan tertarik pada pria yang memiliki kekebalan tubuh berbeda dari mereka.
4. Aroma napas seorang wanita memberi petunjuk mengenai status reproduksi
Selama menstruasi, seorang wanita biasanya memiliki kelebihan bakteri di mulutnya, yang menimbulkan aroma khusus. Secara historis, aroma inilah yang membimbing pria untuk memilih wanita paling subur untuk hamil.


Selasa, 08 Februari 2011

setting facebook

KOMPAS.com - Facebook’s privacy settings are extremely detailed, giving you the ability to fine-tune the privacy aspects of almost every little part of your Facebook account. Unfortunately, for most users, this level of micromanagement makes Facebook’s privacy settings a convoluted mess.
Even worse, these settings change often; you may think you know everything there is about them, only to be greeted with a completely different layout and a bunch of new options the next time you visit the dreaded Facebook Privacy Settings page.
So, what do you do when you’ve got over 170 options to choose from? You focus on the most important ones. We’ve entered Facebook’s maze of privacy options and came out on the other side bruised, battered, but with 10 essential settings in our hands.
1. Sharing on Facebook Account > Privacy Settings > Sharing on Facebook
Controlling how you share content is quite complex and will probably make your head hurt, but it’s essential that you take a good look at the settings and decide for yourself what you want to share and with whom.
Facebook gives you the easy way out: you can share content with Everyone, Friends of Friends, or Friends only. However, if you’re using lists (see item number eight on this list), you might want to customise the settings and set a certain type of content to be visible to the people on some of your lists, and invisible to others. For example, only my close friends can see all my photos, while business associates can see just a few.
It’s important to note the “Preview my Profile” option which lets you see your profile as someone else would. Setting all the options just right can sometimes be tricky. When in doubt, defer to this option.
2. Existing photos Account > Privacy Settings > Sharing on Facebook > Customise Settings > Edit album privacy for existing photos
Settings for sharing content on Facebook can be treacherous as they don’t always apply to all your existing photos. With this setting, you can go through your old albums and change the privacy setting for each one, including your Wall Photos.
3. Checking in to Places Account > Privacy Settings > Sharing on Facebook > Customise Settings > Friends can check me in to Places
Another setting under Sharing on Facebook often goes unnoticed, and it can be very important, as it lets your friends check you in to Places. Having someone else telling the world where you are can be unpleasant and even dangerous in some cases. If you want to avoid it, disable this feature.
4. Connecting on Facebook Account > Privacy Settings > Connecting on Facebook
Privacy settings for sharing content on Facebook are separated from the settings for connecting, which basically means sharing information about you: your photo, gender, age, education, hometown etc.
Furthermore, these settings determine how people can find you on Facebook. Can they do it simply by searching for your name? Can anyone add you as a friend, and send you a message?
Here, you can change those settings to Friends Only, Friends of Friends, Everyone or — in some cases — customise them. For example, if you get pestered by too many anonymous messages, you might consider letting only your friends send them. Be careful: if you set everything to the strictest available privacy setting, people may have a harder time finding you on Facebook.
5. Apps you use Account > Privacy Settings > Apps and Websites > Apps You Use
This is another painful setting as it usually means wading through dozens of apps and either removing them or editing the privacy settings for each of them individually.
We suggest removing all of the apps you’re not using (hint: if you can’t remember what it is, you probably don’t need it), and carefully reviewing the permissions you’ve given each individual app. For example, some apps like to post on your Wall even though they don’t require the option to function.
6. Instant personalisation Account > Privacy Settings > Apps and Websites > Instant Personalisation
For detailed info on what it does, check out this article. Essentially, it lets third-party websites personalise your experience, which can be nice, but it also allows access to your personal data.
You can opt-out of Instant Personalisation on individual third-party websites, such as Pandora, simply by clicking on “No Thanks” when asked about it. However, on Facebook you can completely disable it by leaving the checkbox before “Enable instant personalisation on partner websites” unchecked.
7. Info accessible to your friends Account > Privacy Settings > Apps and Websites > Info accessible through your friends
This is where Facebook’s privacy settings get really tricky, and most users don’t realise it. No matter how tight your privacy settings are, you’re still sharing some of your content and info with a group of people, even if it’s only your closest friends. However, what you share with them doesn’t necessarily end with them, especially if their privacy settings are lax. In the end, your friends might be sharing your info with third-party services, which is precisely what you want to avoid.
With this setting, you can set exactly what information is available to apps and websites if your friends use them.
8. Public search Account > Privacy Settings > Apps and Websites > Public Search
When someone searches for you on a search engine, they might get a preview of your public profile which, in some cases, can be very revealing. If you don’t want that to happen, you should turn this option off.
9. Friend lists Friends > Edit Friends > Create a List
If you’re a typical Facebook user, you have 130 friends, and it’s very likely that you don’t want to share every detail of your life with all of these people.
This is where Friend Lists come into play. By creating lists of — for example — your family members, close friends and business acquaintances, you can finely tune the details you want to share with each list (as explained above).
Creating lists can be a bit dull at first, especially if you start doing it when you already have hundreds of friends, but once you set them up, it’s easy to add each new friend to a particular list.
10. Enabling HTTPS Account > Account Settings > Account Security > Secure Browsing (HTTPS)
The last setting we’d like to highlight has more to do with security than privacy. However, if someone hacks into your account or sniffs your data (which can be easily done with an app like Firesheep), all the privacy settings in the world won’t help you protect it.
Recently, Facebook started introducing HTTPS support, which makes it a lot harder for someone connected to the same network to sniff your password and other data. It makes Facebook a bit slower, and certain features don’t work yet, but we highly recommend it as HTTPS is essential to online security on all web services, not just Facebook.
If the option isn’t available to you just yet, don’t worry. Facebook promised it will gradually roll out the feature in the following weeks.

Senin, 07 Februari 2011

persepsi lagi

Persepsi adalah proses pemahaman ataupun pemberian makna atas suatu informasi terhadap stimulus. Stimulus didapat dari proses penginderaan terhadap objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan antar gejala yang selanjutnya diproses oleh otak.. Proses kognitif dimulai dari persepsi.
Pembedaan dengan sensasi
Istilah persepsi sering dikacaukan dengan sensasi. Sensasihanya berupa kesan sesaat, saat stimulus baru diterima otak dan belum diorganisasikan dengan stimulus lainnya dan ingatan-ingatan yang berhubungan dengan stimulus tersebut. Misalnya meja yang terasa kasar, yang berarti sebuah sensasi dari rabaan terhadap meja.
Sebaliknya persepsi memiliki contoh meja yang tidak enak dipakai menulis, saat otak mendapat stimulus rabaan meja yang kasar, penglihatan atas meja yang banyak coretan, dan kenangan di masa lalu saat memakai meja yang mirip lalu tulisan menjadi jelek.
Jenis-jenis persepsi
Proses pemahaman terhadap rangsang atau stimulus yang diperoleh oleh indera menyebabkan persepsi terbagi menjadi beberapa jenis.
Persepsi visual
Persepsi visual didapatkan dari penglihatan. Penglihatan adalah kemampuan untuk mengenali cahaya dan menafsirkannya, salah satu dari indra. Alat tubuh yang digunakan untuk melihat adalah mata. Banyak binatang yang indra penglihatannya tidak terlalu tajam dan menggunakan indra lain untuk mengenali lingkungannya, misalnya pendengaran untuk kelelawar. Manusia yang daya penglihatannya menurun dapat menggunakan alat bantu atau menjalani operasi lasik untuk memperbaiki penglihatannya.
Persepsi ini adalah persepsi yang paling awal berkembang pada bayi, dan mempengaruhi bayi dan balita untuk memahami dunianya. Persepsi visual merupakan topik utama dari bahasan persepsi secara umum, sekaligus persepsi yang biasanya paling sering dibicarakan dalam konteks sehari-hari.
Persepsi auditori
Persepsi auditori didapatkan dari indera pendengaran yaitu telinga. Pendengaran adalah kemampuan untuk mengenali suara. Dalam manusia dan binatang bertulang belakang, hal ini dilakukan terutama oleh sistem pendengaran yang terdiri dari telinga, syaraf-syaraf, dan otak.
Tidak semua suara dapat dikenali oleh semua binatang. Beberapa spesies dapat mengenali amplitudo dan frekuensi tertentu. Manusia dapat mendengar dari 20 Hz sampai 20.000 Hz. Bila dipaksa mendengar frekuensi yang terlalu tinggi terus menerus, sistem pendengaran dapat menjadi rusak
Persepsi perabaan
Persepsi perabaan didapatkan dari indera taktil yaitu kulit. Kulit dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian epidermis, dermis, dan subkutis.
Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam, misalnya otot dan tulang; sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan; sebagai alat ekskresi; serta pengatur suhu tubuh. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba, kulit dilengkapi dengan reseptor reseptor khusus. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Reseptor untuk tekanan, ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas, ujung reseptornya terletak di dekat epidermis.
Persepsi penciuman
Persepsi penciuman atau olfaktori didapatkan dari indera penciuman yaitu hidung. Penciumanpenghiduan, atau olfaksi, adalah penangkapan atau perasaan bau. Perasaan ini dimediasi oleh sel sensor tespesialisasi pada rongga hidung vertebrata, dan dengan analogi, sel sensor pada antena invertebrata. Untuk hewan penghirup udara, sistem olfaktori mendeteksi zat kimia asiri atau, pada kasus sistem olfaktori aksesori, fase cair. Pada organisme yang hidup di air, seperti ikan atau krustasea, zat kimia terkandung pada medium air di sekitarnya. Penciuman, seperti halnya pengecapan, adalah suatu bentuk kemosensor. Zat kimia yang mengaktifkan sistem olfaktori, biasanya dalam konsentrasi yang sangat kecil, disebut dengan bau.
Persepsi pengecapan
Persepsi pengecapan atau rasa didapatkan dari indera pengecapan yaitu lidah. Pengecapan atau gustasi adalah suatu bentuk kemoreseptor langsung dan merupakan satu dari lima indra tradisional. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu zat seperti makanan atau racun. Pada manusia dan banyak hewan vertebrata lain, indra pengecapan terkait dengan indra penciuman pada persepsi otak terhadap rasa. Sensasi pengecapan klasik mencakup manis, asin, masam, dan pahit. Belakangan, ahli-ahli psikofisik dan neurosains mengusulkan untuk menambahkan kategori lain, terutama rasa gurih (umami) dan asam lemak.
Pengecapan adalah fungsi sensoris sistem saraf pusat. Sel reseptor pengecapan pada manusia ditemukan pada permukaan lidah, langit-langit lunak, serta epitelium faring dan epiglotis.
Dinamika Persepsi
Persepsi [perception] merupakan konsep yang sangat penting dalam psikologi, kalau bukan dikatakan yang paling penting. Melalui persepsilah manusia memandang dunianya. Apakah dunia terlihat “berwarna” cerah, pucat, atau hitam, semuanya adalah persepsi manusia yang bersangkutan. Persepsi harus dibedakan dengan sensasi [sensation]. Yang terakhir ini merupakan fungsi fisiologis, dan lebih banyak tergantung pada kematangan dan berfungsinya organ-organ sensoris. Sensasi meliputi fungsi visual, audio, penciuman dan pengecapan, serta perabaan, keseimbangan dan kendali gerak. Kesemuanya inilah yang sering disebut indera.
Jadi dapat dikatakan bahwa sensasi adalah proses manusia dalam dalam menerima informasi sensoris [energi fisik dari lingkungan] melalui penginderaan dan menerjemahkan informasi tersebut menjadi sinyal-sinyal “neural” yang bermakna. Misalnya, ketika seseorang melihat (menggunakan indera visual, yaitu mata) sebuah benda berwarna merah, maka ada gelombang cahaya dari benda itu yang ditangkap oleh organ mata, lalu diproses dan ditransformasikan menjadi sinyal-sinyal di otak, yang kemudian diinterpretasikan sebagai “warna merah”.
Berbeda dengan sensasi, persepsi merupakan sebuah proses yang aktif dari manusia dalam memilah, mengelompokkan, serta memberikan makna pada informasi yang diterimanya. Benda berwarna merah akan memberikan sensasi warna merah, tapi orang tertentu akan merasa bersemangat ketika melihat warna merah itu, misalnya.
Prinsip-Prinsip Persepsi Berdasarkan Teori Gestalt
Sebagian besar dari prinsip-prinsip persepsi merupakan prinsip pengorganisasian berdasarkan teori Gestalt. Teori Gestalt percaya bahwa persepsi bukanlah hasil penjumlahan bagian-bagian yang diindera seseorang, tetapi lebih dari itu merupakan keseluruhan [the whole]. Teori Gestalt menjabarkan beberapa prinsip yang dapat menjelaskan bagaimana seseorang menata sensasi menjadi suatu bentuk persepsi.
Gambar berikut menunjukkan bahwa persepsi manusia bukanlah hasil penjumlahan unsur-unsurnya [segitiga terbalik ditambah bujursangkar biru yang terpotong], tetapi seseorang dapat melihat ada segitiga putih di tengah walau tanpa garis yang membentuk segitiga tersebut.
Prinsip persepsi yang utama adalah prinsip figure and ground.Prinsip ini menggambarkan bahwa manusia, secara sengaja maupun tidak, memilih dari serangkaian stimulus, mana yang menjadi fokus atau bentuk utama [figure] dan mana yang menjadi latar [ground].
Contoh gambar gadis dan nenek diatas, menunjukkan bahwa seseorang dapat menjadikan bentuk gadis sebagai figure, dan detil yang lain sebagai ground, atau sebaliknya.
Dalam kehidupan sehari-hari, secara sengaja atau tidak, kita akan lebih memperhatikan stimulus tertentu dibandingkan yang lainnya. Artinya, kita menjadikan suatu informasi menjadi figure, dan informasi lainnya menjadi ground. Salah satu fenomena dalam psikologi yang menggambarkan prinsip ini adalah, orang cenderung mendengar apa yang dia ingin dengar, dan melihat apa yang ingin dia lihat.
Prinsip Pengorganisasian
Pada contoh ini, seseorang akan cenderung melihat ada dua kelompok gambar titik merah dibandingkan dengan ada 4 lajur titik.
Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan orang akan mempersepsikan beberapa orang yang sering terlihat bersama-sama sebagai sebuah kelompok / peer group. Untuk orang yang tidak mengenal dekat anggota “kelompok” itu, bahkan akan tertukar identitas satu dengan yang lainnya, karena masing-masing orang [sebenarnya ada 4 lajur titik] terlabur identitasnya dengan keberadaan orang lain [dipersepsi sebagai 2 kelompok titik].
Prinsip similarity; seseorang akan cenderung mempersepsikan stimulus yang sama sebagai satu kesatuan.
Prinsip continuity; prinsip ini menunjukkan bahwa kerja otak manusia secara alamiah melakukan proses melengkapi informasi yang diterimanya walaupun sebenarnya stimulus tidak lengkap.
Pada gambar ini, seseorang cenderung untuk mempersepsikan bahwa ada dua garis yang bersilang membentuk huruf “X”, alih-alih melihatnya sebagai kumpulan titik-titik.
Dalam kehidupan sehari-hari, contohnya adalah fenomena tentang bagaimana gosip bisa begitu berbeda dari fakta yang ada. Fakta yang diterima sebagai informasi oleh seseorang, kemudian diteruskan ke orang lain setelah “dilengkapi” dengan informasi lain yang dianggap relevan walaupun belum menjadi fakta atau tidak diketahui faktanya.
Determinasi Persepsi
Di samping faktor-faktor teknis seperti kejelasan stimulus [mis. suara yang jernih, gambar yang jelas], kekayaan sumber stimulus [mis. media multi-channel seperti audio-visual], persepsi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis. Faktor psikologis ini bahkan terkadang lebih menentukan bagaimana informasi/pesan/stimulus dipersepsikan.
Faktor yang sangat dominan adalah faktor ekspektansi dari si penerima informasi sendiri. Ekspektansi ini memberikan kerangka berpikir atau perceptual set atau mental set tertentu yang menyiapkan seseorang untuk mempersepsi dengan cara tertentu. Mental set ini dipengaruhi oleh beberapa hal.
Ketersediaan informasi sebelumnya; ketiadaan informasi ketika seseorang menerima stimulus yang baru bagi dirinya akan menyebabkan kekacauan dalam mempersepsi. Oleh karena itu, dalam bidang pendidikan misalnya, ada materi pelajaran yang harus terlebih dahulu disampaikan sebelum materi tertentu. Seseorang yang datang di tengah-tengah diskusi, mungkin akan menangkap hal yang tidak tepat, lebih karena ia tidak memiliki informasi yang sama dengan peserta diskusi lainnya. Informasi juga dapat menjadi cues untuk mempersepsikan sesuatu.
Kebutuhan; seseorang akan cenderung mempersepsikan sesuatu berdasarkan kebutuhannya saat itu. Contoh sederhana, seseorang akan lebih peka mencium bau masakan ketika lapar daripada orang lain yang baru saja makan.
Pengalaman masa lalu; sebagai hasil dari proses belajar, pengalaman akan sangat mempengaruhi bagaimana seseorang mempersepsikan sesuatu. Pengalaman yang menyakitkan ditipu oleh mantan pacar, akan mengarahkan seseorang untuk mempersepsikan orang lain yang mendekatinya dengan kecurigaan tertentu. Contoh lain yang lebih ekstrim, ada orang yang tidak bisa melihat warna merah [dia melihatnya sebagai warna gelap, entah hitam atau abu-abu tua] karena pernah menyaksikan pembunuhan. Di sisi lain, ketika seseorang memiliki pengalaman yang baik dengan bos, dia akan cenderung mempersepsikan bosnya itu sebagai orang baik, walaupun semua anak buahnya yang lain tidak senang dengan si bos.
Faktor psikologis lain yang juga penting dalam persepsi adalah berturut-turut: emosi, impresi dan konteks.
Emosi; akan mempengaruhi seseorang dalam menerima dan mengolah informasi pada suatu saat, karena sebagian energi dan perhatiannya [menjadi figure] adalah emosinya tersebut. Seseorang yang sedang tertekan karena baru bertengkar dengan pacar dan mengalami kemacetan, mungkin akan mempersepsikan lelucon temannya sebagai penghinaan.
Impresi; stimulus yang salient / menonjol, akan lebih dahulu mempengaruhi persepsi seseorang. Gambar yang besar, warna kontras, atau suara yang kuat dengan pitch tertentu, akan lebih menarik seseorang untuk memperhatikan dan menjadi fokus dari persepsinya. Seseorang yang memperkenalkan diri dengan sopan dan berpenampilan menarik, akan lebih mudah dipersepsikan secara positif, dan persepsi ini akan mempengaruhi bagaimana ia dipandang selanjutnya.
Konteks; walaupun faktor ini disebutkan terakhir, tapi tidak berarti kurang penting, malah mungkin yang paling penting. Konteks bisa secara sosial, budaya atau lingkungan fisik. Konteks memberikanground yang sangat menentukan bagaimana figure dipandang. Fokus pada figure yang sama, tetapi dalam ground yang berbeda, mungkin akan memberikan makna yang berbeda.