Kutipan Prof. Soekirman Guru Besar Ilmu Gizi IPB pada buku “Gizi Anak Sekolah” menentang kalo tinggi badan manusia lebih dipengaruhi oleh faktor herediter. Hal ini dibuktikan pada orang Jepang. Pada zaman dulu orang Jepang lebih pendek daripada orang Jawa, tapi sekarang orang Jepang jarang sekali ditemui yang pendek karena asupan gizi dan lingkungan orang Jepang jauh lebih baik daripada orang Indonesia.
Pertumbuhan fisik dimulai dari masa kehamilan (janin) kemudian menjadi bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia. Dalam tiap-tiap siklus kehidupan membutuhkan asupan gizi yang berbeda bergantung pada umur dan jenis kelamin.
Dalam kehidupan manusia ada masa growth spurt (pertumbuhan cepat) yaitu sejak anak dalam kandungan sampai usia 2 tahun dan masa remaja 12 – 14 tahun.
Pada tahun pertama kelahiran pertambahan tinggi badan bisa mencapai 25 cm dan pada usia 12 – 14 tahun mencapai 25 – 30 cm. Wow, lumayan juga kan, sepanjang penggaris anak sekolah. Makanya tidak heran pada masa-masa ini kalau lama tak berjumpa akan menjadi pangling.
Oleh karena itu,11` kalo ingin mendampakan tinggi yang ideal, jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Asupan zat gizi pada masa ini harus benar-benar diperhatikan, terutama zat gizi yang berkaitan dengan tinggi badan. Akan lebih baik lagi dibarengi dengan olahraga yang dapat merangsang penambahan tinggi badan (seperti renang, basket, kaki jinjit dan stretching). Sebaliknya hindari olahraga yang membebani berat agar pertumbuhannya tidak terhambat seperti angkat besi dan barbell.
Terus, apa saja sih zat yang berhubungan dengan tinggi badan?
Protein berguna untuk mengganti jaringan tulang yang rusak dan mengganti jaringan tulang yang baru. Sumber protein ada dua, yaitu hewani (telur, daging, ikan, ayam, dll) dan nabti (tahu, tempe, dan kacang-kacangan). Perbandingan protein hewani dan nabati, yaitu 2 : 1.
Kalsium berperan sebagai penyusun tulang, menguatkan dan mengeraskan tulang, serta mencegah osteoporosis. Kalsium banyak terdapat pada susu, teri, telur dan sayuran hijau
Vitamin D membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang. Sumber terbanyak yaitu dari sinar matahari. Sinar matahari yang baik yaitu pada pagi hari.
Fosfor berfungsi memineralisasi tulang. Fosfor banyak terdapat pada makanan yang tinggi protein.
Sumber : buku gizi anak sekolah




.jpg)



