Laman

Minggu, 23 Januari 2011

Hydrocephalus, jangan sampai terjadi pada anak anda!

Hydrocephalus merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, khusus nya diderita oleh balita. Hydrocephalus ditandai dengan membesarnya kepala penderita. Seperti yang terjadi di Parepare, pada 3 Januari 2011, bayi berusia empat bulan bernama Dwi Putri Ramadhani yang menderita hydrocephalus (kepala membesar) itu kian memprihantinkan.  Akibat penyakit yang dideritanya itu, kini ia tidak dapat bermain seperti anak-anak lain seusianya. Kini kondisi Dwi kian memprihatinkan karena tidak ada dokter yang mau menanganinya.

Achmad, Samarinda. Tumor di kepalanya mengganas. Kondisi kesehatan Thamrin   sontak menurun. Matanya tak dapat lagi melihat. Awalnya hanya mata kiri, lalu merembet ke mata kanannya. Beruntung, ingatannya masih cukup baik sehingga dia masih mengenali suara-suara yang menyapanya. Tetapi, terkadang ingatan itu juga menguap seiring sakit yang mendera kepala.


Maheder Hasibuan (6,5), anak dari pasangan suami istri (pasutri) Fajar Hasibuan (39), dan Mawar Siregar (34), mengalami pembengkakan di bagian kepalanya yang diduga kuat hydrocephalus. Warga Dusun Sialaman Julu, Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini membutuhkan perhatian dan dermawan. Amatan METRO, Minggu (9/1), kondisi kepala membengkak yang dialami murid kelas I SD tersebut sudah sangat jelas mengganggu dan tidak sesuai lagi dengan tubuhnya. Namun, bungsu dari tiga bersaudara anak dari petani ini masih mudah diajak bicara dan terlihat lincah dan bermain normal layaknya anak seusianya.



Pengertian Hydrocephalus


Hydrocephalus telah dikenal sejak zaman Hiprocrates, saat itu hydrocephalus dikenal sebagai penyebab penyakit ayan. Di saat ini dengan teknologi yang semakin berkembang maka mengakibatkan polusi didunia semakin meningkat pula yang pada akhirnya menjadi faktor penyebab suatu penyakit, yang mana kehamilan merupakan keadaan yang sangat rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi janinnya, salah satunya adalah Hydrocephalus. Saat ini secara umum insidennya dapat dilaporkan sebesar tiga kasus per seribu kehamilan hidup memdrita hydrocephalus. Hydrocephalus merupakan penyakit yang sangat memerlukan pelayanan keperawatan yang khusus. Hydrocephalus adalah akumulasi cairan serebro spinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid atau ruang subdural (Suriadi dan Yuliani,2001). Ruang subaracnoid, ruang subdural. Menurut Mumenthaler definisi Hydrocephalus yang timbul bila ruang cairan serebro spinallis internal atau eksternal melebar. Hydrocephalus merupakan keadaan patologis otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan serebro spinalis tanpa atau pernah dengan tekanan intracranial yang meninggi sehingga terdapat pelebaran ruangan tempat mengalirnya cairan serebro spinal.

Penyebab Hydrocephalus

Hydrocephalus dapat berhubungan dengan beberapa sebab termasuk cacat sejak lahir, pendarahan di otak, infeksi, meningitis, tumor, atau cedera kepala. Banyak bentuk dari hydrocephalus adalah hasil dari terhambatnya cairan cerebrospinal di ventrikel (di otak bagian tengah).

Pada cacat sejak lahir, kerusakan fisik dari aliran cairan ke ventrikel biasanya menyebabkan hydrocephalus. Hydrocephalus biasanya mendampingi cacat sejak lahir yang disebut spina bifida (meningomyelocele). Melihat banyaknya kasus hydrocephalus yang terungkap akhir-kahir ini, sepertinya ada keadaan bahwa semakin buruk kondisi ekonomi sebuah keluarga semakin banyak atau besar kemungkinan tertimpa kasus hydrocephalus. Lebih dari 90 persen penyakit ini diderita oleh keluarga yang kurang mampu.


Gejala Hydrocephalus
·         Ubun-ubun membonjol,
·         Ada celah antara tulang tengkorak,
·         Peningkatan lingkar kepala,
·         Pembuluh darah yang membesar di kulit,
·         Mata yang turun ke dalam kelopak mata bawah (sehingga tidak terlihat seluruhnya).

Pada anak yang sudah tertutup ubun-ubunnya maka tidak mudah mengenali pembesaran kepala karena penumpukan cairan di dalamnya. Pada keadaan ini peningkatan tekanan pada otak menyebabkan sakit kepala berat pada tengah malam atau pagi hari. Sakit kepala dapat disertai:
·         Mual dan muntah,
·         Tidur terus menerus,
·         Gangguan keseimbangan dan motorik,
·         Pandangan ganda,
·         Juling,
·         Kejang.

Perubahan perilaku, kehilangan kemampuan seperti berjalan atau berbicara dan gangguan ingatan dapat muncul pada keadaan yang sudah lanjut. Gelisah, sakit kepala, seizures dan perubahan kepribadian seperti tidak mampu berkonsentrasi dan mengingat bisa terjadi. Mengantuk dan pandangan menjadi dua adalah gejala umum perkembangan hydrocephalus. Kalau kepala sudah makin besar baru pembuluh darahnya itu menonjol di kepala dan matanya seperti melirik ke bawah dan ini tanda-tanda sudah terlambat.

Pencegahan Hydrocephalus

Tidak ada pencegahan khusus yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit ini. Namun secara umum, penjagaan kesehatan bagi para ibu hamil dan menyusui sangat diperlukan. Para ibu hamil dan menyusui di harapkan memperhatikan gizi makanan mereka agar memiliki daya tahan tubuh yang baik, sehingga anaknya dapat terhindar dari penyakit hydrocephalus ini.

Jika mengetahui secara dini tanda-tanda hydrocephalus pada anak, segera periksa ke dokter, dan tangani sampai tuntas. Jika tidak dilakukan tindakan maka hidrosefalus dapat menyebabkan kerusakan otak, gangguan fisik dan mental bahkan kematian. Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat maka anak dengan hidrosefalus dapat pulih kembali.

Penelitian Yang Sedang Dilakukan Untuk Hydrocephalus

National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) dan institut-institut lain dari National Institutes of Health (NIH) melakukan penelitian yang berhubungan pada hydrocephalus di labor-labor dan klinik-klinik pada NIH dan mendukung penelitian tambahan melalui dana-dana pada institusi-institusi medis utama diseluruh negara. Banyak dari penelitian ini berfokus pada menemukan cara-cara yang lebih baik untuk mencegah, merawat, dan akhirnya menyembuhkan penyakit-penyakit seperti hydrocephalus. NINDS juga melakukan dan mendukung bidang yang luas dari studi-studi yang fundamental yang menyelidiki mekanisme-mekanisme yang kompleks dari perkembangan otak yang normal dan abnormal.


Daftar Pustaka


NB: tugas karya tulis Nadya Irma (IX-2)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar